Incredible of Flores: Highlight 10 Best Tourist in the Middle

wisataziarah.com. Bukan karena murah. Tapi karena indah dan eksotis. Simaklah tempat wisata Flores dalam Incredible of Flores: Hinghlight 10 Best Tourist in the Midle. Jadikan destinasi wisata Anda berikutnya.

Setelah mengunjungi Taman Laut 17 Pulau di Riung, Anda dapat melanjutkan perjalanan ke Ende lewat Danga atau Mbai. Bila Manggarai memiliki objek wisata terkenal, Ended an Sikka juga sama. Pada kesempatan ini, kami memaparkan 10 tempat wisata Flores di Ende dan Sikka.

Dari Riung, destinasi wisata bahari yang keren, Anda menuju Aegela untuk menuju Ende lewat Maunori dan Nangapenda.

Baca juga: Highlight 10 Objek Wisata Manggarai dan Ngada

Tempat Wisata Flores: Pantai Penggajawa

Begitu tiba di Nangapenda, jangan lupa kunjungi Pantai Penggajawa. Inilah tempat wisata Flores bagian tengah pertama yang dapat Anda nikmati. Pantai ini keren, unik dan dipenuhi bebatuan warna-warni.

Debur ombak yang tinggi, panjangnya garis pantai yang dipenuhi bebatuan hijau, dan putihnya pasir menjadikan Pantai Penggajawa sebagai destinasi wajib saat ke Ende. Pantai ini sangat mudah diakses karena berada persis di pinggir jalan trans Flores. 


Begitu Anda sampai di Nangapenda, orang Flores yang mungkin kelihatan bertampang seram akan dengan ramah menunjukkan objek tersebut kepada Anda. 


Yang khas dari objek pantai Penggajawa ini adalah kombinasi pasir putih dengan batuan berwarna hijau. Ya, batuan hijau adalah salah satu di antara keindahan lainnya di pantai ini. Uniknya, batuan hijau ini berasal dari dasar laut Penggajawa. Dengan bantuan ombak, batuan tersebut terdampar di Pantai Penggajawa.

Tidak ada yang tahu asal muasal asli bebatun tersebut, tapi warga sekitar percaya batuan itu berasal dari dasar laut yang terbawa ombak, hingga sampai ke pinggiran pantai. Batu-batu ini juga memiliki nilai ekonomi yang tinggi. Oleh penduduk lokal batu-batu itu dikumpulkan dan dijual ke pengepul untuk dikirim ke Jawa ataupun diekspor ke luar negeri.

Tempat Wisata Flores: Pantai Ria

Pantai ini terletak di pinggiran kota Ende. Ini adalah destinasi kedua dari tempat wisata Flores bagian tengah. Setiap hari libur atau pun akhir pekan, warga lokal dan turis asing datang bernostalgia di pantai itu. Mereka secara kelompok menghabiskan waktu berjam-jam untuk menikmati keindahan pantai ini. Setiap sore warga kota Ende selalu menikmati matahari terbenam (sunset) di Pantai Ria ini.

Pantai Ria adalah pantai terpanjang di Kabupaten Ende yang berada di selatan Pulau Flores. Air laut pantai Ria juga indah dan bersih. Sehingga pengunjung tidak hanya menikmati keindahannya, tetapi juga bisa berenang bersama keluarga. Selain itu, gelombang laut juga bersahabat. Di Pantai Ria ini juga. pengunjung bisa mencicipi ikan bakar juga aneka makanan tradisional yang disajikan pemilik kafe.

Tempat Wisata Flores: Danau Kelimutu

Tempat wisata Flores tengah ketiga adalah Kelimutu. Danau ini sudah dikenal lama oleh wisatawan lokal dan manca negara. Danau ini berada di Gunung Kelimutu yang membentuk 3 kawah dengan warna air yang berbeda. Berada pada ketinggian 1.631 meter dpl dan terbentuk karena letusan gunung Kelimutu tahun 1886.

Dua kawah berada saling berdekatan dan tidak bisa serta dilarang untuk  dijangkau. Dua kawah ini berada persis di depan pintu masuk  ke kawasan danau tiga warna ini.
Sedangkan kawah yang satu lagi agak terpisah dan bisa dijangkau oleh manusia.

Lingkungannya yang sepi dan unik mampu membawa manusia pada suatu keheningan dan pertanyaan-pertanyaan dari yang magis, filosofis hingga ilmiah. Yang jelas, Danau Kelimutu mampu memberikan perspektif baru dan pengalaman lain bagi orang yang mengunjunginya.

Walaupun unik dan indah, danau itu tidak dikenal orang luar Ende-Lio. Keindahannya mulai  dikenal luas ketika Pastor Y. Bouman SVD, melukiskan keindahan danau ini dalam tulisannya tahun 1929.

Seperti Komodo, Kelimutu sudah ditetapkan oleh Pemerintah menjadi Taman Nasional yang harus dijaga dan dipelihara secara baik. Karena selain danaunya, kawasan ini juga menjadi ekosistem unik untuk biosfer setempat.

Setelah meninggalkan Danau Kelimutu, jangan lewatkan eksotisme budaya Ende-Lio. Di sekitar Moni, ada tempat wisata Flores lain yang dapat Anda nikmati. Di sini Anda dapat melihat beberapa rumah adat Lio. Sama seperti Mbaru Niang di Manggarai atau sa’o adha Bena dan Ngada, rumah adat ini juga terdiri dari beberapa bagian  yang memiliki maknanya masing-masing. 

Baca juga: 10 Objek Wisata yang Sangat Rekomended di Sikka, Flores Timur, Lembata dan Alor



Tempat Wisata Flores: Pantai Koka


Tempat wisata Flores selanjutnya adalah Pantai Koka. Berada di pesisir pantai selatan, laut Sawu,  48 km dari kota Maumere, di desa Paga.  Hamparan tepian yang amat landai dengan ombak laut yang kecil dan lembut menyapu di sepanjang pantai, dipadu pemandangan perbukitan yang kokoh serta menara batu berdiri menjulang sekitat 20 meter di laut dangkal, dari kejauhan menjadi suguhan ukir alam yang indah dipandang mata.  

Pantai ini dapat diakses dari arah Maumere ataupun dari arah Ende setelah anda menikmati keunikan Danau Kelimutu. 


Tempat Wisata Flores: Pantai Waiara

Tempat wisata Flores selanjutnya adalah Pantai Waiara. Tempat wisata yang satu ini biasa disebut dengan nama Pantai Sa’O oleh penduduk setempat. Merupakan salah satu tujuan wisata favorit yang berada di Laut Flores, sebelah  timur Maumere. Banyak wisatawan domestik maupun mancanegara yang berkunjung ke obyek wisata pantai yang satu ini.

Dan untuk masuk ke pantai ini pun tidak dipungut biaya. Terletak sekitar 10 km dari Maumere ke arah timur tepat di pinggir jalan trans Flores menuju Larantuka. Walau berpasir hitam namun pantai Waiara mempunyai daya tarik tersendiri. Banyak wisatawan yang bersnorkeling atau diving di pantai ini untuk menikmati keindahan terumbu karang dan berbagai macam biota laut yang berada di bawahnya.

Tempat Wisata Flores: Pantai Kajuwulu

Sekitar 24 km ke arah barat Maumere, ada satu tempat wisata Flores lagi yang tak kalah indahnya, yaitu pantai Kajuwulu. Pantai ini tepatnya adalah sebuah teluk yang dikelilingi perbukitan. Berpasir putih dengan air laut yang jernih serta kehidupan bawah laut yang beranekaragam, pantai Kajuwulu mampu mampu memberikan pengalaman yang tak terlupakan bagi anda.

Tempat Wisata Flores: Air Terjun Murusobe


Dengan tinggi menjulang hampir 100 meter, Air Terjun Muru Sobe menjadi salah satu dari sekian dari obyek wisata Sikka yang patut dijelajahi. Meski belum memiliki sarana jalan yang mendukung, perjalanan panjang untuk mencapai obyek tersebut bisa saja menjadi tantangan para petualang yang haus akan keindahan alam. 

Keindahan air terjun yang jauh dari akses para pelancong sudah seharusnya menantang para pembuat kebijakan di daerah yang terkait untuk membangun sarana jalan raya agar kekayaan alam ini mampu dijangkau masyarakat pecintah wisata alam dan memberikan masukan bagi daerah dan masyarakat setempat.



Wisata Religi Flores: Watu Cruz 


Sebagai salah satu pusat penyebaran agama katolik di Flores, Sikka memiliki beberapa objek wisata religius yang sudah cukup terkenal di Flores tetapi belum dikenal oleh orang-orang laur. Berepa objek itu antara lain kami paparkan di bawah ini. 

Watu Cruz memiliki nilai sejarah gerakan misi di Sikka dan Flores umumnya. Terletak di desa Bola, pantai selatan kabupaten Sikka. Ditengah busa putih dan ombak yang bergelombang itulah berdiri sebuah batu karang dengan salib setinggi 3 meter yang dikenal sebagai Watu Cruz atau Batu Salib, karena di atas sebuah batu karang berdirilah sebuah salib.

Menurut tradisi setempat, mereka meyakini bahwa Santo Fransiskus Xaverius pernah menyinggahi Flores, di Watu Cruz itu. Salib  tersebut telah mengalami perbaikan beberapa kali. Di tahun 1939 oleh Pastor Yan Roots SVD dengan misa yang meriah, kemudian tahun 1981 oleh masyarakat Nuba Baluk (Bola) sendiri dengan  bantuan dari Bupati Kabupaten Sikka saat itu Drs. Daniel Woda Palle. Tahun 1988 saat Tahun Maria ( berlangsung di Gelora Samador da Cunha Maumere), Pater A Groots SVD ikut memperbaikinya. Di saat penggalian ternyata diketemukan sebuah botol berisi kerta dan sebuah periuk kecil. Sayangnya, kertas itu tak terbaca karena kerusakan saat penggalian.

Wisata Religi: Gereja Tua Sikka

Gereja Tua Sikka terletak di Sikka Natar dan dibangun pada zaman Portugis pada tahun 1899 oleh Pastor Y. Engbers seorang Missionaris dari Tarekat Jesuit. Gereja Tua Sikka menjadi ikon kembanggan Umat Katolik Sikka dan Flores pada umumnya karena gereja yang dibangun sejak lebih 1 abad yang lalu itu merupakan cikal bakal berkembangnya agama Katolik ke arah Flores bagian barat dan masih berdiri tegak dan terawat sampai saat ini.

Pembangunan Gereja Tua Sikka tersebut dapat terwujud karena bantuan dan dukungan dari Raja Sikka yang berkuasa saat itu, Yoseph Mbako Ximenes da Silva. Raja Yoseph memiliki perhatian yang begitu besar terhadapa kehidupan beragama Umat Katolik saat itu.

Arsitektur banguan Gereja Tua Sikka memiliki beberapa keistimewaan yang khas dan menarik antara lain bentuk dan corak bangunannya yang mencerminkan tradisi bangunan dari abad XVIII – XIX; dinding gereja dihiasi dengan lukisan-likisan bermotifkan tenun ikat Sikka yang banyak diproduksi oleh perempuan Sikka sejak zaman dulu hingga masa kini.


Wisata Religi: Wisung Fatima Lela

Wisung Fatima adalah Patung Banda Maria dari Fatima yang  terdapat di Desa Lela, 24 km ke arah pantai selatan dari Kota Maumere.  Di Kecamatan Lela ini, terdapat juga Desa kuno Sikka sehingga jika berkunjung ke Lela makan lazimnya dirangkai dengan Desa Sikka. Lela dan Sikka memegang peranan pointing dala sejarah kerajaan Sikka.

Wisung Fatima merupakan obyek wisata ziarah yang terkenal dan banyak dikunjungi para peziarah dari yang mengikuti prosesi Jumat Agung di Larantuka. Selain patung Bunda Maria, juga relief-relief Peristiwa Rosario dan Stasi Jalan Salib.

Wisata Religi: Patung Bunda Maria Nilo

Nilo adalah sebuah bukit yang terletak di Desa Wuliwutik, Kecamatan Nita. Bukit Desa Nilo terletak sekitar 16 Km dari Kota Maumere, ibu kota Kabupaten Sikka. Bukit Nilo ramai dikunjungi sebagai obyek wisata rohani bagi umat Katolik karena di puncaknya terdapat sebuah patung Bunda Maria yang berdiri dengan megah dengan tinggi 28 m.

Selain penting sebagai obyek wisata ziarah karena terdapat Patung Bunda Maria, Bukit Nilo juga menawarkan pemandangan yang menakjubkan dari puncaknya. Dari puncak bukit Nilo peziarah dapat menikmati pemandangan alam sekitar Nilo dan  Maumere.


Wisata Religi: Patung Kristus Raja

Patung Kristus Raja dibangun pada tahun 1925 oleh seorang Raja Sikka, Raja Don Thomas da Silva. Patung ini sempat tidak terawat dan  rusak namun  kembali dipugar oleh pemerintah pada tahun 1989 dan diberkati oleh oleh Paus Yohanes Paulus II ketika berkunjung ke Maumere. Patung Kristus Raja terletak di Kelurahan Uneng Kecamatan Alok.

Felix

Seorang Guru SMA, tapi pernah menjadi Tour Leader dan Tour Planer di sebuah biro perjalanan ziarah wisata Katolik. Selain Guru, mendedikasikan diri untuk menjadi seorang Blogger, khususnya ziarah wisata Katolik.

error: Content is protected !!
%d bloggers like this: