Penampakkan Bunda Maria Yang Dikandung Tanpa Noda di Lourdes

wisataziarah.com. Penampakkan Lourdes. Tiap tahun sekitar 80.000 orang sakit dan cacat dari seluruh dunia berziarah ke Lourdes menyerahkan sakit dan penderitaannya di hadapan Bunda Maria Lourdes. Berharap mendapatkan mukjizat penyembuhan Lourdes.

Situs wisata paling populer di kalangan orang Kristen itu ditetapkan secara resmi oleh Gereja Semesta segera setelah penampakkan berakhir.

Semuanya tidak terlepas dari penglihatan Bernadette. Gadis sederhana itu melihat penampakkan Bunda Maria sebanyak 18 kali.

Memang sudah terjadi sekitar 1,5 abad yang lalu. Tetapi Lourdes tetap menghasilkan buah-buah belaskasihan Allah melalui Bunda Maria kepada dunia.

Di sana ada harapan kesembuhan fisik dan rohani. Juga banyak jiwa jiwa dimenangkan dari kuasa jahat dan kembali ke pangkuan Gereja – Tubuh Mistik Kristus. 

Bunda Maria Menampakkan Diri Kepada Bernadette Soubirous

Gambar Santa Bernadette saat menerima penampakkan Bunda Yang Dikandung Tanpa Noda

Bernadette Soubirous yang lebih dikenal dengan sebutan Santa Bernadette Lourdes adalah gadis muda yang mendapatkan anugerah “melihat” Wanita Cantik di groto massabielle.

Wanita itu menyuruh Bernadette menggali tanah sehingga keluarlah air yang mengalir hingga sekarang dan telah menyembuhkan berbagai penyakit. Wanita Cantik itu juga meminta agar didirikan Kapel di tempat itu.

Ia memperkenalkan diri sebagai “Que soi era Immaculada Concepciou” ( Immaculate Conception ).

Kami hadirkan Penampakkan Lourdes itu untuk Anda.

Pertama: Kamis, 11 Februari 1858 – Penglihatan di Groto Massabielle

Pada usia 13 tahun, Bernadette sedang mempersiapkan Komuni Suci Pertamanya. Salah satu tugasnya adalah mengumpulkan kayu bakar dari hutan.

Pada hari yang dingin bulan Februari 1858, Bernadette dan adiknya serta seorang temannya pergi ke sungai Gave mencari kayu bakar. 

Adik dan temannya berlari mendahului, sementara Bernadette berjalan pelan karena menderita asma. 

Saat melepaskan sepatu untuk menyebrangi sungai, ia dikejutkan oleh hembusan angin yang aneh dan suara gemerisik. Bernadette menoleh ke arah datangnya suara itu, yaitu dari gua di pinggir sungai. Dari  bibir gua tiba-tiba muncul cahaya  keemasan.

Saat mengangkat muka dan melihat lebih saksama, Bernadette melihat seorang wanita yang sangat cantik, mengenakan jubah putih yang sangat bersih dengan ikat pinggang biru dan kerudung menutupi kepalanya. Ada rosario terjuntai di lengan kanan dan mawar kuning di kakinya. 

Bernadette menggosok matanya, memastikan penglihatan itu dan sama sekali tidak diliputi ketakutan. 

Wanita itu tersenyum dan meminta Bernadette berdoa rosario. Selesai berdoa rosario dan mendongak ke arah wanita itu, ia sudah menghilang.

Segera ia menemui adik dan temannya. Mereka agak kesal dan mengatakan bahwa Bernadette hanya main di sungai tanpa mengumpulkan kayu bakar. 

Bernadette memberitahu mereka perihal penglihatan yang baru saja dialaminya. Mereka mengatakan itu cerita konyol dan mungkin Bernadette lagi berhalusinasi.

Malam itu, Bernadette tidak bisa tidur. Wanita cantik yang dilihatnya di groto massabielle terus membayanginya. Wajah yang anggun dan baik itu mempesona dirinya sepanjang malam. 

Peringatan ibunya bahwa ia sudah ditipu sama sekali tidak menggoyahkannya. Bernadette mengingat secara baik penampilan wanita itu. 

“Dia memiliki penampilan seperti seorang gadis muda berusia 16 atau 17 tahun, mengenakan jubah putih dengan ikat pinggang biru. Sebuah kuk menutupnya dengan lipatan di pangkal leher. Lengannya panjang dan ketat. Dia mengenakan kerudung berwarna putih di atas kepalanya. Kerudung itu hanya memperlihatkan sekilas rambutnya dan kemudian jatuh ke belakang di bawah pinggangnya. Kakinya telanjang tetapi tertutup oleh lipatan terakhir jubahnya kecuali di mana mawar kuning menyinari. Di lengan kanannya terjuntai Rosario manik-manik putih dengan rantai emas seperti dua mawar di bawah kakinya.”

Kedua: Minggu, 14 Februari 1858 – Bunda Maria Diperciki Air Berkat

Pada hari Minggu, ibunya mengizinkan Bernadette untuk kembali ke groto massabielle. Mereka bertiga pergi ke groto massabielle dilengkapi dengan sebotol air berkat. Tujuannya adalah menangkal pengaruh jahat. 

Penampakan Lourdes diawali degan kemunculan wanita cantik itu. Saat menampakkan diri, “Kemudian saya mulai membuang air berkat ke arahnya sambil mengatakan bila itu bukan dari Tuhan ia akan lenyap. Tetapi jika datangnya dari Tuhan, ia akan tetap tinggal. Ia mulai membungkuk dan tersenyum.”

Ketiga: Kamis, 18 Februari 1858 – Bunda Maria berbicara

Pada penampakkan ketiga ini, untuk pertama kalinya wanita itu berbicara. Bernadette mengulurkan pena dan kertas sambil memohon menuliskan namanya. 

“Itu tidak perlu.” Lalu menambahkan, “Aku tidak berjanji membuatmu bahagia di dunia ini, tetapi di dunia yang akan datang.  Apakah kamu berbaik hati dan berkenan datang ke tempat ini selama dua minggu?” 

Keempat: Jumat 19 Februari 1858 – Lilin Pertama

Bersama orang tua dan bibinya, Bernadette datang lagi ke groto massabielle dengan lilin berkat yang bernyala.  Inilah cikal bakan tradisi peziarah membawa lilin dan menyalakannya di depan groto,

Penampakkan Lourdes terjadi tak lama setelah berdoa, semua orang memperhatikan wajah Bernadette berubah dan menjadi lebih terang. 

Banyak orang semakin percaya bahwa yang menampakkan diri benar-benar berasal dari Tuhan karena ekspresi wajah Bernadette itu.

Penampakkan Lourdes ke-5, Sabtu 20 Februari 1858: Bernadette Diajari Doa

Pada penampakkan Lourdes ke-5 ini, wanita itu mengajari Bernadette sebuah doa pribadi. Doa itu tidak pernah diberitahu kepada orang lain dan terus didoakan Bernadette selama sisa hidupnya.

Bernadette hanya mengatakan bahwa dia diberitahu untuk selalu membawa lilin yang diberkati . 

Ini menjadi awal tradisi lilin terus bernyala di Groto Massabielle hingga hari ini. Perlu kalian ketahui, salah satu pusat penyembahan kristiani yang lilinnya selalu bernyala adalah Groto Massabielle – Lourdes ini. 

Keenam: Minggu 21 Februari 1858 – “Aquero”

Pagi-pagi Bernadette sudah pergi ke groto. Sekitar 100 orang mengikutinya, termasuk seorang dokter terkenal dari daerah itu serta komisaris keamanan setempat. 

Semua mengamati dan menanti penuh minat apa yang akan terjadi. Setelah berdoa Rosario, Komisaris Polisi, Jacomet menanyai Bernadette.  Dia ingin gadis itu tidak mengisahkan apa yang dilihatnya dalam penampakkan itu. 

Tetapi Bernadette hanya berbicara tentang “AQUERO” ( artinya “benda itu – dalam dialek lokal ).

Sebuah pertemuan dilakukan oleh warga kota dan terjadi perbedaan pendapat soal “peristiwa” Bernadette. 

Sebagian warga meminta Jaksa M. Dutour agar secara resmi melarang Bernadette datang ke groto.  Namun, Bernadette mengatakan bahwa ia tak dapat memberikan kata-katanya agar tidak pergi ke groto. Pasalnya, ia sudah berjanji kepada wanita itu untuk datang lagi. 

Karena tidak berjanji untuk tidak pergi lagi ke groto, Bernadette akhirnya ditahan. Ayahnya dipanggil untuk membawa pulang dengan peringatan agar gadis remaja itu tidak boleh ke groto lagi.

Panggilan bathin jauh lebih kuat daripada peringatan duniawi manapun. Hari Senin, 22 Feebruari 1858, sepulang sekolah Bernadette pergi ke groto lagi. 

Dua polisi dan kerumuman orang mengikutinya. Polisi-polisi itu memperhatikan ketika Bernadette berlutut di tempat biasanya. 

Ketika selesai berdoa, mereka melompat ke depan dan menginterogasi Bernadette apakah masih bersikeras bahwa telah melihat wanita cantik itu. 

“Tidak, kali ini saya tidak melihat apa-apa!” jawab Bernadette. 

Ia diizinkan pulang dengan ejekan dan ancaman. Banyak pengejek mengatakan bahwa wanita cantik itu takut polisi dan telah menemukan tempat lain yang lebih aman untuk dikunjungi. 

Penampakkan Lourdes ke-7, Selasa, 23 Februari 1858: Pesan Rahasia

Sekitar 200 orang hadir dalam penampakkan ini. Ketika wajah Bernadetteberubah, orang-orang itu melepaskan topi mereka dan mulai berlutut. Gadis remaja itu tampak sangat serius dan mendengarkan. Kadang-kadang ceria dan sesekali membungkuk. 

Pada akhir penglihatan yang berlangsung selama satu jam, Bernadette  berlutut menuju semak mawar dan dan mencium tanah. 

Ketika ditanya apakah yang dikatakan wanita itu, Bernadette menjawab bahwa ia telah dipercayakan dengan tiga rahasia yang tidak pernah ia ungkapkan.

Kedelapan: Rabu, 25 Februari 1858 – Pesan Rahasia

Selama penampakkan ini, Bernadette berbalik dan menghadapi kerumuman 400 orang . Tiga kali ia mengulangi, “Tobat! Penitensi! Penitensi! Berdoalah kepada Tuhan untuk orang-orang berdosa. Cium tanah sebagai penintensi untuk orang berdosa.”

Kesembilan: Kamis, 26 Februari 1858 – Timbul Mata Air Ajaib

Selama penampakkan ini Wanita Cantik itu menyuruh Bernadette, “minum dari air pancuran dan mandi di dalam air itu.”

Bernadette bingung karena di groto massabielle tidak ada mata air atau air mancur. Karena itu, ia mulai mengorek tanah dan melepaskan kerikil. Ia memperhatikan tanah itu lembab dan terus menggali sehingga membentuk sebuah kolam kecil. Muncul gelembung-gelembung air. 

Dengan kedua telapak tangan, ia meminun dan membasuh muka dengan air itu.  

Bernadette juga memakan rumputan pahit yang ada sekitar kolam itu. Karena itulah yang diminta Wanita Cantik itu.

Orang banyak bertanya mengapa ia melakukan hal gila seperti itu. Bernadette berkata, hal itu dilakukan untuk orang berdosa. 

keesokan harinya, kolam itu meluap dan menetes di atas batu. Dua hari kemudian, air itu telah membentuk aliran nyata

Penampakkan Lourdes ke-10: Sabtu, 28 Februari 1858 – Mencium Tanah

Dua hari kemudian, Bernadette menemui Wanita Cantik itu lagi di groto. Delapan ratus orang turut hadir melihat Bernadette melihat penampakkan itu. 

Pada kesempatan ini, Wanita Cantik itu menyuruh Bernadette mencium tanah atas nama orang berdosa. Ia segera melakukannya dan diikuti oleh semua yang menyaksikan Bernadette.

Kesebelas: Minggu, 29 Februari 1858 – Permintaan Membangun Kapel 

Di atas groto massabielle telah dibangun Basilika Bunda Maria Lourdes – sesaui dengan permintaan Bunda Maria lewat Bernadette

Bersama bernadette, 2000 orang datang ke groto massabielle. Bernadette berdoa, mencium tanah  dan berlutut sebagai silih atas dosa orang berdosa. 

Dalam penampakkan Lourdes ini, Wanita Cantik itu meminta Bernadette untuk memberitahu Imam setempat agar membangun kapel di situs groto. 

Dari groto, Bernadette dibawa ke rumah Hakim  setempat yang bernama Ribes. Hakim itu mengancam Bernadette akan memenjarakannya bila masih mengunjungi groto massabielle lagi. 

Penampakkan Lourdes ke-12: Senin, 1 Maret 1858 – Mukjizat Pertama

Ancaman hakim Ribes sama sekali tidak menggoyahkan Bernadette. Hari ini dia ke groto lagi bersama 1.500 orang lainnya.  

Untuk pertama kali, seorang imam turut hadir bersama umat lain memadati groto bersama Bernadette. 

Saat Bernadette berdoa Rosario, Wanita Cantik itu mengomentari bahwa Bernadette tidak menggunakan rosarionya sendiri. 

Itu sangat benar karena Bernadette menggunakan rosario milik Paulina Sans atas permintaan orang itu. 

Malam harinya, Chatarina Lapatie tinggal di Loubajac, sekitar 7 kilometer dari  Lourdes pergi ke groto. Ia mencelupkan lengannya yang terkilir ke dalam air yang digali Bernadette bebera hari yang lalu atas permintaan Wanita Cantik itu. 

Seketika lengannya sembuh dan dapat digerakkan kembali secara normal.

ketigabelas: Selasa, 2 Maret 1858 – Pesan Kepada Para Imam

Kerumunan orang menjadi semakin besar dari hari ke hari. Hari ini, Wanita Cantik itu berpesan kepada Bernadette, “Pergilah dan katakan kepada Imam untuk mendirikan kapel di sini. karena orang-orang akan datang ke sini dalam prosesi.”

Bernadette menyampaikan pesan Wanita Cantik itu kepada Pater Peyremale, Pastor Paroki Lourdes. 

Namun, pastor itu meminta satu hal: Nama Wanita Cantik itu. Dia juga menuntut test lain: melihat semak mawar liar di groto berbunga di tengah musim dingin. 

Keempatbelas: Rabu, 3 Maret 1858 – Sebuah Senyuman

Santo Yohanes Paulus II 3 kali mengungunjungi Lourdes.

Pada jam 07.00 di hadapan tiga ribu orang, Bernadette tiba di groto. Tetapi Wanita Cantik itu menampakkan diri. 

Pas pulang dari sekolah, dia mendapatkan undangan bathin dari Wanita Cantik itu. Bernadette pergi ke groto dan menanyakan nama Wanita Cantik itu. 

Tanggapannya adalah senyuman. sekali lagi Pastor Parokinya mengatakan, “Jika Wanita Cantik itu menginginkan sebuah kapel dibangun, ia harus memberitahu kepada kami namanya dan membuat semak mawar di groto mekar.”

kelimabelas: Kamis, 4 Maret 1858 – Hari Yang Ditunggu dan Penantian Tanpa Akhir

Hampir semua orang Perancis tahu bahwa ini adalah hari terakhir dari limabelas hari yang dijanjikan kepada Bernadette oleh Wanita Cantik itu dalam penampakkan Lourdes.

Duapuluh lima ribu orang hadir pada hari itu, termasuk seluruh garnisum militer Perancis berseragam lengkap. 

Saat Bernadette mendekati lokasi penampakkan, sebuah jalan terbuka untuknya dan tentara memberikan salam hormat kepadanya.

Setelah melihat  penampakkan,  Bernadette mengatakan kapada orang-orang bahwa Wanita Cantik itu tidak mengatakan apa-apa di akhir perpisahan itu. 

Kerumunan itu sangat kecewa. Mereka melihat Bernadette berubah rupa dengan pancaran yang aneh dan mereka juga berharap untuk berbagi penglihatan atau mendengar suara seperti yang ia dengar. 

Paling tidak mereka berharap agar semak mawar liar itu mekar secara ajaib dan tiba-tiba. 

Di sisi lain, Pastor Payremale tetap pada pendiriannya: menuntut siapa nama Wanita Cantik itu dan membuat semak mawar di groto mekar di musim dingin itu. 

Selama dua puluh hari Bernadette tidak pergi ke groto dan tidak mendapatkan undangan bathin yang tak tertahankan. 

Kenambelas: Kamis, 25 Maret 1858 – Nama Yang Ditunggu-tunggu

Akhirnya dalam penampakan ini, wanita Cantik itu mengungkapkan identitasnya. Tetapi permintaan agar semak mawar liar mekar secara ajaib tidak dikabulkan.

Bernadette mengisahkan, “Wanita Cantik itu mengulurkan tangannya ke tanah kemudian bergabung dengan mereka seolah-olah sedang berdoa dan mengucapkan  ‘Que soi era Immaculada Concepciou ( Aku adalah Yang Dikandung Tanpa Noda )’”. 

Segera setelah penampakkan itu, Bernadette berlari sembari terus mengucapkan kalimat yang baru saja ia dengar dari Wanita Cantik itu. 

Ketika sampai ke pastor paroki, Bernadette mengulangi lagi kalimat itu, “ Que soy era Immaculada Concepciou.”

Kalimat itu mengagetkan pastor paroki. Karena itu adalah ungkapan teologis yang didedikasikan kepada Perawan Terberkati oleh paus Pius IX empat tahun sebelumnya. Tahun 1854, Paus Pius IX mengeluarkan sebuah kebenaran iman ( dogma ) tentang Perawan terberkati sebagai “Immaculata Conceptio” Yang Dikandung Tanpa Noda.”  

Dengan nama itu, yang sudah pasti belum didengar oleh umat katolik pada umumnya. Pastor Payremale menjadi percaya bahwa yang menampakkan diri kepada Bernadette di groto messabielle adalah benar-benar Perawan Maria Yang Dikandung Tanpa Noda – Ibu Tuhan sendiri.

Ketujuhbelas: Rabu, 7 April 1858 – Keajaiban Lilin

Bunda Maria Dikandung Tanpa Noda Lourdes

Selama penampakkan, secara tidak sadar Bernadette meletakan tangannya pada nyala lilin. Orang-orang menyaksikan nyala api membakar jari-jarinya. Bernadette bahkan tidak mendengar teriakan orang-orang yang melihat tangannya dijilat api.

Dia terus berdoa setidaknya selama 15 menit sementara nyala api membakar tangannya.  Dia menyelesaikan doa tanpa tangan yang cedera. 

Kemudian, Dr. Dozous mengambil lilin yang bernyala. Tanpa sepengatahuan Bernadette, ia mendekatkan lilin itu pada tangan Bernadette. Segera gadis itu terkejut kesakitan. 

Tidak lama setelah penampakan itu, Pemerintahan Daerah setempat mengambil tindakan sendiri: Memerintahkan groto ditutup dan altar pedesaan dibongkar. 

Penampakkan Lourdes Terakhir: Jumat, 16 Juli 1858 – Pesan Rahasia

Bernadette merasa lega karena tidak lagi menjadi topik pembicaraan banyak orang. Selang beberapa bulan, setelah mengikuti perayaan Ekaristi pada pesta Bunda Kita dari Gunung Karmel, Bernadette menerima panggilan bathin yang kuat ke groto. 

Tetapi karena jalan ditutup dan diblokir oleh penguasa setempat, Bernadette hanya berlutut dari seberang Sungai Gave. 

“Saya merasa bahwa saya berada di depan groto, pada jarak yang sama seperti sebelumnya. Saya hanya melihat Perawan Terberkati. Dia tampak lebih cantik dari sebelumnya.”

Bernadette Setelah Penampakan Lourdes

St. Bernadette – jenasahnya tetap utuh. Sekarang dibaringkan di Biara Nevers – Perancis.

Tidak lama setelah penampakkan, Groto Massabielle  akhirnya diakui secara resmi oleh Gereja Universal dan menjadi tempat ziarah dengan banyak mukjizat.

Bernadette sendiri akhirnya mengabdikan diri sebagai biarawati bersama tarekat Sisters of Charity. Sepanjang hidup, dia tetap sakit-sakitan. 

Tanggal 16 April 1879, dalam usia 34 tahun, Bernadette kembali bersatu dengan Yesus dan Bunda Maria lewat sebuah kematian suci. Dia dimakamkan di kuburan biara di Nevers.

Tigapuluh tahun kemudian, tanggal 22 September 1909, jenasahnya digali disaksikan oleh dua dokter, beberapa pejabat pemerintahan setempat dan para biarawati Biara Nevers.

Ketikan peti dibuka sama sekali tidak ada bau dan tubuhnya tidak tersentuh hukum alam. Tubuhnya tetap utuh. 

Sepuluh tahun kemudian, tanggal 3 April 1919,  penggalian sekali lagi dilakukan. Jenasahnya yang Tersuci tetap utuh, seperti 10 tahun sebelumnya, kecuali wajah yang sedikit berubah karena pencucian lilin.

Seorang pekerja lilin ditugaskan untuk melapisi wajah orang suci yang telah meninggal selama 40 tahun itu dengan lilin.

Relik suci ( tubuh Bernadette ), ditempatkan di dalam peti kaca berhiaskan emas dan ditempatkan di Kapel Saint Bernadette, di Rumah Induk Ordo Sisters of Charity di Nevers.

Anda bisa berziarah ke penyaksi tunggal penampakkan Bunda Maria dalam perjalanan ziarah Anda ke Lourdes.

Felix

Seorang Guru SMA, tapi pernah menjadi Tour Leader dan Tour Planer di sebuah biro perjalanan ziarah wisata Katolik. Selain Guru, mendedikasikan diri untuk menjadi seorang Blogger, khususnya ziarah wisata Katolik.

Leave a Reply

error: Content is protected !!
%d bloggers like this: